jump to navigation

feelings… 2011/05/24

Posted by cat in *english, Work.
Tags: , ,
add a comment


Teaching nine years old students the combination of simple past tense and past perfect tense is like…
crying inside the whole hour, putting the I-know-you-can-do-it-boys-face when the students scream, “it’s difficult!” at the beginning of every exercise… and draining your brain to find the right words -if possible, in their dialect- to make them understand…

*rolls*
I’m running out of _ki_
*rolls*

And you look forward to seeing them at the next meeting to do evaluation. LOL.

Jaunty-Note: Activating SCIM 2009/10/02

Posted by cat in *english, Computer, Tips, Ubuntu.
Tags: , , ,
add a comment

I’m here to share. I’m not an expert, just a newbie user of Ubuntu (Jaunty Jackalope). From time to time I want some features that aren’t installed by default so I have to google or ask Mr. X (for Xpert, LOL). I decided to share the tips (commands) I got because that’s the spirit of Linux anyway. And I feel like writing after a long, long time of hiatus, teeheehee. I regret didn’t bookmark the address of a blog where tips like adding Facebook-chat in Pidgin was shared. Sorry; people, self. >.<
Few days ago I nearly cried (I’m not exaggerating) realising I couldn’t write Japanese character in OOfice. Shocked and in trouble (because I couldn’t use my internet connection to google and to me mobile-net is not an option), I called Mr. X and ask for help. He text me commands to type in terminal and it’ll open a new window (great, I forgot what its name) where I should write the next commands). The condition is that SCIM and Japanese character are already installed (did I use the right term? I hope Mr. X read this and do some editing ^^v).
[L, my oh my, what a long prologue. What a blabber.]

here are the commands:

(open terminal)

type:

gksudo gedit /etc/X11/Xsession.d/74custom-scim_startup

a new window will show up and type these:

export XMODIFIERS=”@im=SCIM”
export GTK_IM_MODULE=”scim”
export XIM_PROGRAM=”scim -d”
export QT_IM_MODULE=”scim”

and don’t forget to SAVE ^_^

Maybe you’ll have to restart your puter… (._. )a

Again, thank you Mr. X. (hahaha, got u new nickname LOL).

cocktail teman 2009/05/18

Posted by cat in *bhs-Indonesia, Reflection.
Tags: , ,
2 comments

Teman-temanku dalam pikiranku. Potret mereka. Jejak mereka. Warna mereka. Bentuk mereka.
Semoga aku dimaafkan karena mengamati, menganalisa dan membahas mereka di blog-ku. ( ̄▽ ̄)ノ_彡 hahahaha.

Kelompok cermin: mereka memiliki banyak kesamaan denganku (peers-ku), baik dalam hal umur dan/atau latar belakang sosial, minat, -isme, selera humor dan sebagainya. Banyak topik yang bisa dijadikan bahan pembicaraan. Dengan mereka aku tak pernah merasa kesepian. Bahayanya: terbawa arus dan xenophobia.

Kelompok ahli: orang-orang yang saya kagumi karena memiliki talenta yang tidak aku miliki dan walaupun demikian tetap rendah hati dan bersahabat. Sangat lihai dalam menyemangati, senang berbagi tips, bisa menilai dengan obyektif dan mengutarakan pendapat mereka dengan terus terang. Bahayanya: inferiority complex.

Kelompok teka-teki: biasanya mereka mencariku (mungkin sebulan sekali) dengan dalih ingin minta saran. Padahal mungkin hanya ingin ngobrol atau bergosip saja. Kadang-kadang hanya sekedar basa-basi. Menyapaku dengan panggilan “somse” setiap kali bertemu (menyindir atau (pura-pura) mengomel agar supaya diberi perhatian). Bersikap santai adalah keharusan untuk bisa tetap akur dengan mereka. Bahayanya: kedangkalan.

Kelompok penyanjung: suka mengekspresikan kekaguman mereka terhadapku. Memuji sikapku, gayaku, cara berpikirku, seleraku dan lain-lain. Tapi terlalu sering. Entah sarkastis atau memang murni kekaguman. Mendengar atau membaca kata-kata mereka bisa membuatku nyengir kuda atau mengangkat alis. Apabila aku tahu mereka tulus, aku bisa merasa bangga dengan diriku. Bahayanya: pride or prejudice *笑*.

Kelompok poros: merasa bahwa mereka adalah pusat alam semesta. Seakan-akan sikap dan keputusanku hanyalah akibat dari tindakan mereka. Cepat merasa bersalah apabila sesuatu menimpaku. Marah apabila aku memilih berkonsultasi kepada orang lain dan bukan kepada mereka. Memiliki peraturan “wajib lapor.” Mereka biasanya sangat perhatian. Sebaliknya ada saat dimana mereka sangat ingin diperhatikan dan dihibur tanpa ditanyai tentang masalah mereka. Bahayanya: terkekang dan jadi negatif.

Kelompok vitamin: adalah orang-orang yang memiliki karakter-karakter dari kelompok-kelompok sebelumnya, dengan sifat dominan seperti kelompok ahli dan hampir tidak ada sifat kelompok poros. Biasanya merekalah yang kusebut my circle, tahu rahasia-rahasiaku dan sangat menghargai privacy-ku namun bersedia memberikan saran kapanpun kuminta; sebagai teman atau sebagai ahli di bidangnya. Di mata teman-temanku dari kelompok lain, orang-orang ini tidak menonjol. Bahayanya: cliquism.

Kelompok sinar: terdiri dari dua atau tiga orang saja yang juga termasuk pada kelompok vitamin. Mereka dapat menembus melewati (keras) kepalaku, diamku (baca: mendongkol), kepura-puraan atau poker-face-ku. Masquerading adalah keahlian mereka. Di hadapan mereka aku hanya bisa tampil apa adanya (karena berpura-pura itu percuma) dan karena itulah aku mampu menerima dan mengakui kelemahanku. Minat, kegemaran dan pemahaman tentang dunia yang kumiliki biasanya karena pengaruh mereka. Bahayanya: idolisation dan merah muka.

Kelompok ekstrim: mengeluh terlalu banyak; bercanda kelewatan; membahas terlalu bertele-tele; menyikapi segala sesuatu dengan serius; merayu dan menjilat non-stop, fanatisme dan kelewatan serta kelebihan lainnya. Semuanya over proportioned. Senantiasa mengingatkanku untuk menjaga keseimbangan. Tanpa mereka sadari mereka memancingku untuk menjahili mereka dengan cara menjadi kontras mereka. Bahaya: lethargy yang mengakibatkan aku invisible mode di Instant Messaging Clients dan/atau tidak menjawab telefon.

Kelompok balada: datang, curhat, pergi, kembali, mengeluh lagi, menolak dinasehati, pergi lagi. Intinya mereka hanya butuh seseorang untuk mendengar kisah mereka. Dengan mereka aku menjadi pendengar yang baik. Bahaya: jadi pasif atau ketiduran.

Kelompok yah-ampun: minta pendapat dan kemudian menolak pendapat yang diberi. Biasanya mereka sedang bermasalah dan hanya ingin seseorang mengatakan bahwa langkah yang mereka ambil sudah benar. Minta saran hanyalah dalih untuk memulai pembicaraan. Leherku jadi tidak terlalu kaku karena mereka – mengingat percakapan dengan mereka membuatku geleng-geleng kepala (aingkingkingking…). Bahaya: pusing dan/atau gondok.

Tentu saja seseorang bisa tergabung dalam dua kelompok atau lebih (atau ganti kata “kelompok” dengan istilah blogging: “tag” – sebuah entry bisa memiliki beberapa tags), dan kadang-kadang seseorang meninggalkan kelompok yang satu dan menjadi anggota kelompok yang lain. Entah itu pengaruh lingkungan, masalah yang sedang dihadapi/ tahap kehidupan yang sementara dilalui, atau ada pencerahan hahahahahahaha. Mereka semua aku anggap teman, walaupun derajat keakrabannya memang berbeda, dan dengan demikian aksesnya juga berbeda. Tidak adil? Mungkin. Karena aku sendiri sangat mengutamakan privacy dan kehati-hatian. Walaupun demikian, semua kelompok ini berpengaruh dalam membentuk karakterku (negatif dan positif) yang sekarang ini. Dan kepada seorang teman yang senantiasa mengeluh mengapa bukan dirimu tempat aku curhat, well… mungkin karena kamu sering menanyakan hal itu? ^^;

Hmmm… teman yang bagaimanakah diriku ini bagi teman-temanku? (._. )a

My brain melts after a long hour of trying my best to write the most of this entry in correct Indonesian language. _| ̄|o
Need to practice more p(*^-^*)q

—————-
Now playing: Itsuwa Mayumi – Kokoro no tomo
via FoxyTunes

exotic? 2009/04/10

Posted by cat in *english, Funny.
Tags: , , , , ,
add a comment

I wrote about this on my journal on two different entries. Here I’ll put them together.

Few years ago, Aya, back then was my room mate, went to Prague with her mother and sister. Back in Leipzig, they brought few teajokepacks of green tea. So why would Japanese tourists buy green tea in Prague as souvenir? Because, funnily, beside the words “green tea” in Czech, there are also words written in Kanji and Kana (characters used in Japanese languages) that has nothing to do with green tea at all. Why not put 茶 (= tea) instead of おでん (oden), 生ビール (nama-beer) and 空手 (karate)? *laughs*

Another piece of Asia – better: Indonesia – I found in a bottle. ^^
It’s fabric softener (from P&G). Lenor has “mystery” series which consist of Sumatra, Shangri-La, Antarctica and Sahara. They should scent… different… but well… Lenor’s Sumatra scents just like Indonesian Molto (from Unilever) if you ask me. (For those who wonder, Sumatra is one of Indonesia’s main islands).

lenor sumatra

開始 [kai-shi] – Opening 2009/03/02

Posted by cat in *english.
Tags: ,
1 comment so far

開 = open 始 = start

I won’t explain everything about the blog here. A special page about it is yet to be written.  This is just a starting post.

I had and still have some blogs in some places, with different styles, different topics, written for different readers, different reasons of making. The active ones are on LiveJournal (don’t ever ask for the links). I deleted my Friendster-blog and the one on blogger.com. The main reason was the complicated styling and features and particularly blogger.com requires a gmail account (not that I don’t have gmail account, I just think that “universal” or “all-in-one” also means lack of niceties). WordPress seem “complete” but LJ is my fave (and I dare to say so because I’m an admin for a wordpress blog of a chat-room I regularly visit). I prioritise comfort, and LJ speaks for it.

I decided to create a blog here and not another one on LJ because I want a distinct boundary. I think of my LJ as my private playground. On LJ I can stay anonym, and that’s why I feel secure. On the other hand what I’m going to put here are stuff that I can carelessly show without the fear that others would know too much about me…  (._.  )a It was another way of saying that I’m going to be more formal here… (laughs).

I mean, anyone just can read this and I won’t mind a lot… (as I’m writing this I realise I’m going to regret it).

Another not less important reason is the social network. There’s this public character I respect and admire so much blogging here (do I sound like I’m stalking?). I’m looking forward to his comments and to the chance on commenting on his posts and perhaps we would have a good opportunity to create a blog together with other friends.

I welcome myself, the cat.